Abdurrahman bin Auf

 

Pada pekan kedua di Bulan Ramadhan kang fatih ingin berbagi sedikit cerita lagi nih tentang salah satu tokoh islam. Pasti teman-teman udah gak asing deh dengan tokoh inspirasi yang satu ini, nah penasaran kan seperti apa kisah beliau?

 

Abdurrahman bin Auf adalah salah seorang dari sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal. Ia adalah salah seorang dari delapan orang pertama yang menerima agama Islam, yaitu dua hari setelah Abu Bakar. Sebagai seorang pengusaha, ia tidak apatis dengan peperangan. Ia mendapatkan 20 hujaman dan giginya rontok dalam perang Uhud. Ia menyadari, pengorbanan yang harus diberikan kepada Islam bukan hanya harta tetapi juga jiwa.

 

Pada saat sedang berhijrah ke Madinah di perjalanan kekayaannya dirampas oleh Quraisy, penguasa Mekkah. Ia dan Suhaib Ar Rumi kehilangan seluruh harta kekayaannya. Namun Abdurrahman bin Auf memang seorang pembisnis yang handal  dengan modal secukupnya ia berjualan keju dan minyak samin, bangkit dan mampu menikah dengan salah satu perempuan Anshar. Setelah menikah dengan memberi mahar sebutir emas (seberat sebutir kurma) Rasulullah Saw memintanya mengadakan walimah. Ini adalah pertanda, pernikahan sesederhana apa pun harus dilanjutkan dengan walimah meskipun hanya dengan menyembelih seekor kambing.

 

Rasulullah Saw juga sangat menghargai kemandirian Abdurrahman bin Auf dalam hal ekonomi. Rasulullah Saw, bersabda, “Seorang yang mencari kayu lalu memanggulnya lebih baik daripada orang yang mengemis yang kadangkala diberi atau ditolak.” (H.R. Bukhari)

 

Dalam beberapa waktu, Abdurrahman bin Auf menjadi orang kaya, dan banyak menginfakkan hartanya di jalan Allah Swt. Abdurrahman bin Auf wafat dalam usia 75 tahun. Ia mewasiatkan untuk masing-masing orang yang masih hidup dari peserta perang Badar mendapat-kan 400 dinar di jalan Allah. Sampai-sampai Utsman bin Affan RA mengambil bagiannya dari wasiat tersebut seraya berkata, “Harta Abdurrahman adalah halal dan bersih, dan menikmati harta tersebut menjadi kesembuhan dan keberkahan.”

 

Setelah Abdurrahman bin Auf wafat, Ali berkata,“Pergilah wahai Ibnu Auf, kamu telah memperoleh kejernihan dan meninggalkan kepalsuan (keburukannya)”. (H.R. Al-Hakim) Abdurrahman bin Auf telah genap memperoleh segala kebaikan dari hartanya, dan meninggalkan segala keburukan yang ada pada harta dunia.

 

#MengenalTokoh

 

(Sumber : http://kisahteladan.web.id/kisah-sahabat/abdurrahman-bin-auf-pebisnis-ulung-yang-dijamin-masuk-syurga/ )

Tinggalkan Balasan